Keutamaan Bulan Muharram, Bulannya Anak Yatim yang Mengalir hingga Akhirat

Forhumanity.idBulan Muharram adalah bulan pertama dalam urutan kalender hijriah yang juga disebut sebagai bulannya anak yatim. Pada bulan ini, banyak sekali amalan yang dapat kita lakukan. Salah satunya adalah menyantuni anak yatim. Amalan menyantuni anak yatim pada bulan Muharram merupakan bentuk amalan yang sangat baik untuk dilakukan oleh kaum muslim. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan kita, umat Islam untuk menyantuni anak yatim di bulan Muharram.

Salah satu amalan menyantuni anak yatim diperintahkan langsung oleh Allah SWT melalui surat Al Baqarah, ayat 220 berikut:

Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, ‘Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!’ Dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan.(QS Al-Baqarah [2]: 220).

 

Keutamaan Membantu Anak Yatim di Bulan Muharram

  • Mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat

Sebagaimana hadist berikut yang dikutip dari laman NU online yang berasal dari Musnad Ahmad, 7/36: 

“Diriwayatkan dari Umamah, sesungguhnya Nabi bersabda, Barangsiapa mengusap kepala anak yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang ia usap memperoleh satu kebaikan. Barangsiapa berbuat baik kepada anak yatim di sekitarnya, maka ia denganku ketika di surga seperti dua jari ini. Nabi menunjukkan dua jarinya; jari telunjuk dan jari tengahnya.”

  • Ditempatkan di surganya Allah SWT

“Aku dan orang yang merawat anak yatim seperti ini dalam surga.” Kemudian nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, seraya sedikit merenggangkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Semoga pada bulan Muharram tahun ini kita bisa memaksimalkan amalan untuk membantu anak yatim. Sahabat dapat wujudkan keinginanmu melalui For Humanity. Melalui beberapa program kemanusiaan yang berfokus untuk membantu anak yatim, ini bisa menjadi bekal untuk meraih keutamaan bulan Muharram sebanyak-banyaknya.

 

Dari memuliakan yatim di pedalaman Indonesia Timur yang tinggal di Panti Ummul Mukminin. Panti ini jadi satu-satunya harapan anak-anak yatim dan dhuafa yang tinggal di sana. Karena di panti ini lah mereka bisa hidup tanpa terbebani biaya. Namun, kondisi panti pun sangat memprihatinkan, dan mereka mengalami kesulitan pangan. 

Cerita anak yatim pejuang keluarga pun datang dari anak SMA berusia 16 tahun bernama Fikri. Ia menggantikan peran ayahnya agar perekonomian untuk keluarganya terus berjalan.

Hingga anak yatim di Palestina yang tidak pernah kita lupakan perjuangannya. Setiap hari digempur serangan genosida dan terus bertahan meskipun telah ditinggal orang tua dan keluarganya.

 

Sahabat, yuk kita amalkan kemuliaan di bulannya anak yatim yaitu bulan Muharram bersama ForHumanity!

 

Temukan dan Hubungi Kami di :

© For Humanity. All rights reserved