

Di balik hiruk pikuk di kota, ada kisah-kisah haru dari para lansia pejuang jalanan yang tetap teguh mencari nafkah di tengah usia senja dan keterbatasan fisik. Mereka bukan hanya sekadar berjualan, namun mereka berjuang untuk hidup.
-Abah Oten (68 Tahun)

Usianya telah senja, tubuhnya sudah tak sekuat dulu. Tapi setiap hari, Abah tetap berkeliling menjajakan balon. Ia bukan pemilik balon, hanya menjualkan. Keuntungan kecil, namun risikonya besar. Jika satu balon pecah, ia harus menanggung kerugiannya. Ia tetap berusaha, demi istri dan anaknya yang memiliki kebutuhan khusus pasca operasi tumor.
- Mak Tati (90 Tahun)

Mak Tati hidup sebatang kara, tanpa suami, tanpa anak. Di usia 90 tahun, ia tetap berjuang dengan cara melipat bungkus gorengan dari kertas bekas. 50 lembar bungkus ia jual hanya Rp2.500, dan dalam sehari ia kadang hanya dapat Rp5.000. Tapi Mak tidak menyerah, ia bertahan demi sesuap nasi.
- Abah Roni

Meski tubuhnya lemah karena riwayat stroke dan kelainan pada tangan sejak lahir, Abah Roni tetap berdiri setiap hari di pinggir trotoar menjual air mineral. Dalam kondisi fisik yang terbatas, ia tak mampu bersaing dengan pedagang lain yang lebih agresif. Kadang, hanya dua botol terjual dalam sehari. Tapi ia tak pernah menyerah demi keluarganya.
Donasi kalian bukan hanya tentang uang, ini tentang memberi ruang bernapas, memberi rasa aman, dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri.
Mari bantu Abah Roni, Abah Oten, Abah Ase, dan Mak Tati tetap kuat menghadapi hidup.
Sekecil apapun bantuanmu, sangat berarti bagi mereka.
Klik 'Donasi Sekarang'
Karena hidup yang layak adalah hak setiap orang.
Kantor Yayasan Zillenial Action
Jalan Cijawura Girang II/2 No. 10, Kel. Sekejati - Buahbatu (Margacinta), Kota Bandung, Jawa Barat
Informasi & Konfirmasi Donasi
+62 821-2139-2363 (Call Center)
Tanda Terdaftar
AHU-0001581.AH.01.04.Tahun 2023