

Fachrurozi atau Ozi sudah 14 tahun, namun kondisinya saat lahir membuatnya berkembang tak sempurna dan masih belum bisa berbicara, banyak kebutuhan yang tidak terpenuhi karena penghasilan keluarga kecil ini tak bisa dibilang sejahtera,,
—“anak syurganya mama, kita kuat ya berdua, berdoa buat bapa di laut supaya selamat, dapat ikannya banyak biar Oji beli susu sama pempes”

ayah Ozi berprofesi sebagai nelayan yang melaut dan dibayar tergantung banyaknya ikan yang didapat dengan lama melaut yang cukup lama,, “kadang seminggu, kadang sebulan gimana yang manggil, pas pulang paling sehari dua hari Ozi ketemu bapaknya abis itu berangkat lagi”
Penghasilan sang ayah dalam melaut juga tak bisa dibilang banyak, saat ini terhitung hanya 100rb jika dihitung harian uang yang bisa dibawa ayah Ozi pulang, sementara kebutuhan Ozi kini jauh melebihi kebutuhan anak umumnya karena kondisinya sehingga Mama Ozi berbesar hati ikut membantu menambah peghasilan keluarga dengan berjualan gorengan walau pun dengan penghasilan yang tidak menentu juga,,
Sehari-hari Mama Ozi menjual gorengan demi menutupi kebutuhan, penghasilan yang tak menentu harus ia cukupkan untuk menambah biaya makan, kebutuhan Ozi, dan kebutuhan dasar lainnya jika penghasilan melaut sang ayah sedikit..
dinding papan kayu rumahnya menjadi saksi perjuangan Ozi, ayah dan ibunya dalam menjalani kehidupan yang keras, hanya senyum manis yang bisa ia keluarkan untuk menandakan kondisinya baik,,

Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik