

Tubuh tuanya harus merawat suami yang sakit. Berjualan kayu bakar setiap hari tapi jarang laku. Inilah kisah yang menyayat hati dari seorang lansia yang bernama Mak Ratmi (75 tahun).

Dengan tubuh yang sudah renta, Mak terus berjalan menawarkan kayu bakar yang dibawanya. Sesekali harus duduk sambil mengatur nafas yang sudah tak beraturan. Itu semua Mak lakukan bukan hanya untuk dirinya sendiri saja. Namun juga untuk suami tercintanyanya Abah Kunen (76 tahun) yang kini sedang sakit.

Saking lelahnya, untuk menggerakan tubuhnya yang sudah renta, Mak Ratmi sampai sering tertidur dijalanan. Apalagi disaat hujan, mak sering kebasahan karena tak sanggup untuk berlari berteduh. Semua perjuangan Mak Ratmi, beliau lakukan demi bisa menyambung hidup dan merawat suami tercintanya.
Bukan hanya sebatas jualan kayu bakar. Mak Ratmi pun kadang suka disuruh membersihkan kebun oleh tetangganya.

Sayangnya, meski sudah berjuang sekuat tenaga, paling besar mak hanya mendapatkan uang 20 ribu rupiah. Uang itu mak belikan beras dan kecap sebagai lauk. "Mak dan Abah mah bisa makan dengan kecap juga sudah alhamdulillah." ~Ucap Mak Ratmi

Sementara dirumah, Abah Kunen harus berjuang melawan rasa sakitnya. Tubuhnya yang kurus dan satu matanya yang menonjol menunjukkan penyakit yang kini Abah kunen derita belum terobati. "Jangankan untuk berobat pak, untuk makan pun kami susah." ~Ucap Mak Ratmi
Ditengah keterbatasan yang kini dimiliki. Doa-doa kebaikan terus Mak Ratmi langitkan agar bisa diberikan kekuatan sampai esok hari.
Sahabat kebaikan, Mak Ratmi dan Abah Kunen hanyalah satu potret lansia yang kini sedang berjuang untuk bertahan hidup diusia senjanya. Maukah kamu mewujudkan masa tua yang indah untuk Mak Ratmi dan Abah Kunen dengan menyisihkan sebagian rezeki yang kamu miliki saat ini.
Disclaimer : informasi dan Konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik