

🌸 Cerita Penggalangan Dana untuk Riska (23) dan Putrinya, Hana (14 bulan)
Di sebuah rumah kontrakan kecil, tinggallah Riska (23) bersama suaminya, serta putri kecil mereka, Hana—bocah 14 bulan yang sejak hari pertama lahir sudah berjuang di ambang hidup dan mati. Rumah kontrakan itu mereka tempati karena tidak punya pilihan lain; setiap bulan mereka harus membayar sewa, sementara penghasilan Riska hanya sekitar 20–30 ribu rupiah per hari, itu pun jika ada pekerjaan.

Riska bekerja sebagai penjual minuman sederhana. Ia membawa termos kecil, berdiri di pinggir jalan, menunggu pembeli datang satu per satu. Sementara suaminya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang sama tak menentunya. Namun sekeras apa pun mereka berusaha, rasa takut terbesar tetap menghantui: apakah hari ini cukup untuk makan? Apakah mereka bisa membawa Hana ke rumah sakit besok? Apakah mereka bisa menyelamatkan putri kecil mereka dari kondisi yang begitu mengerikan?

Hana lahir dengan kondisi medis sangat langka. Bagian usus dan hati Hana tumbuh di luar perut sejak dalam kandungan. Organ yang seharusnya terlindungi di balik dinding tubuh kini hanya dibalut perban tipis. Setiap gerakan kecil, setiap batuk, setiap gesekan kain bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa dan risiko infeksi mematikan.

Sejak lahir, Hana sudah bolak-balik rumah sakit. Dokter mengatakan, operasi besar harus dilakukan, dan perawatan intensif harus dilakukan berkali-kali. Namun jumlah biaya yang dibutuhkan jauh dari jangkauan keluarga. Bahkan untuk membeli obat antiseptik sederhana pun Riska terkadang terpaksa meminjam.

“Kadang saya hanya bisa menangis pelan ketika membersihkan lukanya,” ucap Riska lirih. “Hana kesakitan… tapi saya tidak bisa berbuat banyak.”

Jika terlambat ditangani, organ di luar tubuh Hana dapat mengalami infeksi berat, pecah, atau rusak. Proses ini bisa berujung pada kegagalan organ—dan itu dapat merenggut nyawanya kapan saja. Setiap hari, mereka hidup dalam kecemasan, bertanya-tanya apakah esok Hana masih mampu bertahan.

Meski demikian, Riska tak pernah melepaskan tangan kecil putrinya itu. Ia selalu berkata, “Hana kuat… Hana pasti bisa sembuh.” Tetapi kekuatan seorang ibu tak cukup untuk membayar biaya medis yang terus membengkak.
Di tengah perjuangan tanpa henti itulah, kami dari Yayasan Ruang Kebaikan Indonesia mengajak hati-hati baik seperti Anda untuk bersama-sama menolong Hana. Bukan hanya untuk operasi, tetapi juga perawatan lanjutan, kontrol rutin, obat-obatan, serta kebutuhan dasar keluarga yang hampir tidak terpenuhi.

Setiap rupiah yang Anda sisihkan akan menjadi bagian dari kehidupan Hana.
Setiap dukungan Anda adalah napas baru bagi bayi kecil yang pantas mendapat kesempatan hidup seperti anak-anak lain.
Bayangkan jika kondisi ini dibiarkan…
Hana yang masih 14 bulan itu harus menghadapi risiko infeksi berat yang dapat merenggut hidupnya kapan saja. Orang tuanya yang berpenghasilan 20–30 ribu sehari mustahil mampu membiayai operasi besar dan rawat intensif. Tanpa bantuan, mereka nyaris tidak memiliki jalan keluar.
Hari ini, Anda bisa menjadi keajaiban itu.
Anda bisa menjadi alasan Hana hidup.
Anda bisa menjadi seseorang yang membuat seorang ibu kembali tersenyum.
Mari bersama-sama mengulurkan tangan, meringankan beban keluarga kecil ini, dan memberi Hana kesempatan untuk tumbuh sehat.
Mari bantu Hana menjalani operasi dan perawatan agar ia bisa hidup seperti anak-anak lainnya.
Salurkan donasi terbaik Anda melalui Yayasan Ruang Kebaikan Indonesia.
Kebaikan Anda, sekecil apa pun, sangat berarti bagi masa depan Hana.
Dana yang terkumpul melalui penggalangan dana ini akan digunakan untuk:
• biaya operasi dan tindakan medis Hana
• obat-obatan, kontrol rutin, dan kebutuhan perawatan
• kebutuhan dasar keluarga selama masa pengobatan
• serta kebutuhan lain yang mendukung pemulihan Hana
Apabila terdapat kelebihan dana, maka akan dialokasikan untuk membantu pasien lain yang membutuhkan melalui program-program sosial Yayasan Ruang Kebaikan Indonesia.
Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik