Naura, seorang anak dari Bireuen, Aceh, sejak kecil harus berjuang melawan kelainan jantung bawaan (jantung bocor) akibat gangguan pada katup dan sekat jantung. Setiap dua bulan sekali, ia harus menjalani pengobatan rutin di Rumah Sakit di Kota Medan, perjalanan jauh yang membutuhkan biaya besar dan menjadi beban berat bagi keluarganya.
Melalui asesmen yang dilakukan sejak awal tahun 2025, tim Amal Mulia menerima amanah dari para donatur untuk menyalurkan bantuan bagi Naura. Sebelum berangkat, tim melakukan persiapan logistik dengan menyiapkan kebutuhan pokok dan bantuan tunai sebagai bentuk dukungan bagi biaya pengobatan dan keseharian keluarga.
Perjalanan menuju rumah Naura ditempuh dengan penuh semangat. Setibanya di lokasi, tim disambut hangat oleh keluarga. Suasana haru menyelimuti momen penyaluran ketika ibunda Naura menyampaikan rasa syukurnya, “Terima kasih banyak kepada seluruh donatur dan Amal Mulia. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terlebih untuk biaya berobat dan kebutuhan harian Naura.”
Kisah perjuangan Naura menjadi pengingat bagi tim dan relawan tentang betapa berharganya harapan bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. Ketegaran dan rasa syukur keluarga Naura menjadi inspirasi untuk terus melanjutkan misi kebaikan dan menebar harapan bagi sesama.








