

Sejak 24 November 2025, hujan ekstrem dan dampak Siklon Tropis Senyar telah memicu bencana besar di Pulau Sumatera dari barat ke utara

https://share.google/images/RZ4eWXqJBXl5QwIdo
Puluhan orang meninggal dunia, dan banyak yang masih dicari oleh tim penyelamat. Ribuan rumah tenggelam dan rusak parah, membuat fasilitas umum dan jalanan banyak yang putus.
Bahkan, banyak masjid dan musala yang kebanjiran dan penuh lumpur. Ini menyedihkan, karena ratusan Al-Quran ikut hanyut dan rusak tak bisa dipakai lagi.

https://share.google/images/0A6T7EjmurNuUmYLV
Di Sumatera Utara (Sumut) banjir dan cuaca ekstrem menghantam empat wilayah kabupaten termasuk meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Desa-desa seperti Simangumban Julu hancur diterjang longsor, memaksa ribuan keluarga mengungsi.

https://share.google/images/UDM02ixjOkFrRGPOZ
BPBD Sumatera Utara melaporkan 47 orang meninggal dunia, 9 hilang, dan 67 luka-luka akibat bencana hidrometeorologi tersebut. Pemerintah daerah menetapkan Status Tanggap Darurat 14 hari (25 November – 9 Desember 2025) melalui SK Bupati Nomor 552 Tahun 2025.
Sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dilanda banjir dan longsor, termasuk Padang, Padang Pariaman, Kota Solok, Agam, Kota Pariaman, Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Pasaman, Pasaman Barat, dan Limapuluh Kota pada Selasa 25 November 2025.

https://share.google/images/01B5s40ZfcAi3vuNr
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per 28 Nov 2025 tercatat 23 orang meninggal, 12 hilang, dan ~3.900 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir & longsor di Sumbar
Di Aceh banjir bandang menyapu beberapa daerah mengalami banjir bandang. Provinsi Aceh menetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi 120 hari (12 September – 31 Desember 2025).

https://share.google/images/dOAFmhJGO8GDFQzDD
Kabupaten Aceh Timur menjadi wilayah yang paling parah dengan 29.706 orang terdampak banjir dan longsor. Selain itu, 2.456 warga terpaksa mengungsi.
Di Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 22.190 jiwa terimbas banjir dan longsor. Sementara itu, banjir besar di Aceh Singkil membuat 25.827 warga terdampak. Di wilayah Aceh Utara, jumlah warga terdampak mencapai 3.690 orang.

Tidak hanya rumah, kendaraan yang terdampak tetapi juga Masjid-masjid di beberapa wilayah juga terdampak banjir. Air mengalir masuk ke area ibadah, merusak karpet, mimbar, kitab-kitab, hingga mushaf Al-Quran yang ikut basah, hanyut, atau tak lagi bisa digunakan.

Sahabat, bencana banjir ini belum juga usai. Hujan terus turun dan genangan di berbagai wilayah Indonesia. Jangan biarkan ribuan keluarga, lansia, dan anak-anak yang kini mengungsi merasakan keputusasaan sendirian. Bantu mereka Sekarang!
Hubungi kami:
Kantor Yayasan Relawan Mulia
Kp. Kubang RT 02/RW 04 Desa Nanjungjaya Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat
WhatsApp Center: 0822-4031-7293
Instagram: @relawanmulia_
Izin Lembaga Kesejahteraan Sosial
Akta Pendirian : Yayasan Relawan Mulia Peduli Kemanusiaan No. 4 tanggal 5 Juli 2024 dengan akta notaris Mohamda Juania, SH, M.Kn.
SK KEMENHUMHAM : Nomor AHU-0010269.AH.01.04.Tahun 2024 tentang pengesahan pendirian yayasan
Izin LKS Dinsos : 400.9.6.1/1572/dinsos/2024
Disclaimer : informasi dan Konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.