

Dialah Mak Nemi (72th), Lansia yang tak bisa melihat dan mendengar ini begitu rajin beribadah. Mukena lusuh setia menemani Mak Nemi di kala shalat 5 waktu.


Sudah 10 tahun beliau gunakan mukena yang sama. Selepas dicuci langsung dipakai kembali. Wajar saja bila sekarang mukena andalan Mak Nemi sudah semakin tipis, kusam, dan terlihat banyak robekan di berbagai sisi.
Suami Mak Nemi hanya bekerja sebagai buruh anyam bambu dengan upah 80 rupiah dari setiap lembar bambu yang berhasil ia selesaikan. Itupun tak setiap hari beliau mendapatkan pekerjaan. Jangankan untuk beli mukena baru, makan sehari-hari saja masih tak cukup.
“Seandainya punya uang lebih, mak juga pengen ganti mukena baru. Nggak perlu jahit berulang-ulang kali buat tambal bagian yang bolong”

Mak Nemi hanya satu kisah dari banyak lansia dhuafa di luar sana yang ingin beribadah dengan sempurna, menutup aurat dengan menggunakan mukena layak.
Kerabat, Kirim mukena baru untuk Mak Nemi dan Dhuafa Lainnya Yuk! Mulai sedekah 80 ribu, kamu sudah ikut memberi kenyamanan di setiap ibadah Mak Nemi dan Dhuafa lainnya di seluruh Indonesia.

Salam Hangat
Ruang Kita Peduli
Instagram, Facebook, Tiktok: @ruangkitapeduli
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik