

80 Tahun Bumi Pertiwi Indonesia Merdeka! Selama itu banyak orang merayakan hari kemerdekaan bangsa dengan penuh suka dan cita. Namun, apakah benar semua orang merasakan arti kemerdekaan yang sesungguhnya?

Bagi mereka para lansia pejuang kehidupan yang tinggal di pelosok Indonesia, hari kemerdekaan hanyalah hari biasa yang mereka lewati dengan penuh perjuangan hidup untuk mencari nafkah.
Begitupula bagi Abah Uju (85 Tahun) dan Emak Emuh (75 tahun). Mereka hidup dipelosok yang jauh dari hingar bingar kebisingan kota. Sudah puluhan tahun mereka bekerja sebagai buruh tembakau dengan penghasilan sangat minim walaupun kebun tersebut sudah beralih kepemilikan.

”Abah Uju dan Emak Emuh memang salah satu dari orang asli sini yang masih ada (hidup), apalagi kalau Abah Uju memang yang paling sepuh disini dari yang awalnya kebun kebun tembakau ini punya orang luar, kini jadi punya orang sini pun Abah Uju sudah ngeburuh di kebun tembakau“, Ucap salah satu warga sekitar.
Menjadi sedikit dari para lansia yang bertahan fisik mereka sudah sangat mengkhawatirkan tergerus oleh usia. Dahulu mereka masih sanggup untuk bekerja di perkebunan tembakau dengan upah rata rata buruh paling sedikit 50 ribu /hari.

Kini Abah dan Emak untuk bisa membeli beras 1 kg saja sudah sangat kesulitan. Bagaimana tidak?! Emak Emuh kini hanya bekerja sebagai buruh pengerajin layang layang dengan upah 60 ribu rupiah /minggu.
Abah Uju tidak kalah mirisnya!, Abah kini hanya bisa bekerja membantu orang orang disekitar tempat tinggalnya sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak tetap. Apalagi orang orang disekitar tempat Abah tinggal pun ekonomi nya sama sama bekerja sebagai buruh di perkebunan tembakau!

”Kami sebenernya khawatir dengan kondisi mereka, namun apalah daya kami pun hanya seorang buruh di perkebunan, kami hanya bisa membantu memberikan makanan kepada mereka, namun memang mereka terutama Abah Uju selalu menolak dan lebih memilih bekerja dulu, ya itu pun biasanya Abah suka bantu bersih bersih lingkungan sekitar saja dengan upah 20 ribu saja“, Ucap salah seorang warga sekitar.
80 tahun Bumi Pertiwi Indonesia sudah merdeka, namun selama itu pula arti kemerdekaan tidak bisa dirasakan sepenuhnya oleh para pejuang hidup seperti Abah Uju dan Emak Emuh
Sahabat Aksi, Yuk! Berikan donasi terbaikmu untuk para Lansia Pejuang Kehidupan seperti Abah Uju dan Emak Emuh dengan cara :
Sahabat aksi bukan hanya bisa mendoakan dan ikut berdonasi, namun sahabat juga bisa membantu lebih dengan membagikan halaman dana ini agar semakin banyak orang yang membantu.
------------------------------------------------------------------
Alamat Kantor Yayasan Sinar Fund Indonesia :
Jl. Ahmad Yani No.669, RT 001/ RW 008, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa barat 40121
Legalitas Yayasan Sinar Fund Indonesia :
Izin KEMENKUMHAM
NOMOR AHU-0000297.AH.01.04.Tahun 2024
Hubungi Kami di :
0821 2945 4553 (Call Center)
Disclaimer : informasi dan Konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser