

"Sumur-sumur warga mengering, tanah retak-retak, dan ribuan keluarga di Jawa Timur harus bertahan hidup tanpa air bersih."
Memasuki puncak musim kemarau tahun 2026 ini, krisis air bersih melanda wilayah Jawa Timur. Berdasarkan data BPBD Jawa Timur, sebanyak 14 kabupaten/kota kini resmi berstatus Kedaruratan Kekeringan.
Bahkan, 3 kabupaten (Lumajang, Mojokerto, dan Situbondo) telah menetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan karena sumber air warga sudah benar-benar habis.

Di puluhan dusun pelosok, pemandangan sehari-hari kini dipenuhi oleh antrean panjang jeriken. Anak-anak hingga para lansia harus berjalan kaki berjarak ribuan meter sambil memikul beban berat demi mendapatkan beberapa liter air.
Air yang mereka dapatkan pun kerap kali sudah keruh dan tak layak. Namun, mereka tak punya pilihan lain demi bisa minum, memasak, dan berwudu.
Krisis ini tak hanya mengancam kesehatan warga dari risiko penyakit, tetapi juga mematikan sumber mata pencaharian mereka karena ternak dehidrasi dan ladang pertanian gagal panen.
Melalui campaign ini, donasimu akan disalurkan langsung berupa:
Penyaluran Air Bersih (10.000 Liter/truk) ke desa-desa terisolasi.
Penyediaan Tandon Air Darurat di fasilitas umum/masjid desa.
Orang baik, alirkan air untuk saudara-saudara yang membutuhkan dan alirkan pahala tak terbatas sebagai bekal diakhirat nanti.
Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Menanti doa-doa orang baik