
Sebuah foto sempat viral di media sosial. Dalam foto tersebut, terlihat seorang petugas kamar mayat di Jalur Gaza, Palestina menggendong jasad seorang bayi berusia lima bulan. Tubuhnya kurus kering tinggal tulang karena malnutrisi. Imbas dari krisis pangan yang berkepanjangan.
Sebuah potret yang menggambarkan betapa parahnya krisis pangan yang terjadi di Palestina. UNRWA melaporkan sedikitnya 455 orang meninggal akibat malnutrisi hingga Juli 2025. Lahan pertanian di Gaza banyak yang hancur dan tidak dapat dimanfaatkan lagi.
Blokade penuh telah diterapkan sejak bulan Maret 2025 hingga akses bantuan kemanusiaan menjadi sangat sulit. Hal tersebut juga menyebabkan harga bahan pokok melonjak tajam sedangkan uang tunai sangat sulit didapat. Warga Palestina terpaksa menahan lapar dan tidak makan seharian. Tidak hanya sekali dua kali, tapi hampir setiap hari.
Jika dibiarkan, akan mengancam keberlangsungan generasi masa depan Palestina.
Anak-anak termasuk ke dalam kelompok rentan kekurangan gizi. Program Pangan Dunia (WFP) menyebutkan hampir 100.000 perempuan dan anak-anak membutuhkan penanganan gizi mendesak. Sementara itu, lembaga Medecins Sans Froentieres (MSF) melaporkan seperempat kalangan anak-anak dan perempuan hamil atau menyusui yang diperiksa di klinik mereka di Gaza mengalami kekurangan gizi.
Dilansir dari Media Indonesia, seperti dikutip dari NPR, Dr Ahmed Al Farrah, kepala bagian anak Rumah Sakit Nasser berkata, "Perang ini menargetkan satu generasi yaitu generasi anak-anak di bawah usia tiga tahun, karena sistem saraf pusat berkembang hampir sepenuhnya pada usia dua hingga tiga tahun."
Sedikit banyak tudingan ini benar adanya. Anak-anak yang seharusnya bisa menjadi harapan, malah dibiarkan kelaparan. Mereka yang seharusnya mendapat nutrisi yang berkecukupan, mau tidak mau menderita di tengah krisis pangan. Sebagian mengatakan ini sudah termasuk kejahatan perang, namun yang jelas ini saatnya kita untuk mewujudkan aksi nyata demi bantu generasi masa depan Palestina.

Berkali-kali, atas bantuan Sahabat, Kasih Palestina berhasil kirim makanan siap santap untuk Palestina.
Animo masyarakat Indonesia untuk membantu Palestina sungguh sangat besar. Berkat donasi kebaikan dari Sahabat sekalian, Kasih Palestina berhasil mendistribusikan kebutuhan vital, yaitu makanan siap santap. Ratusan ribu hotmeals telah menghangatkan perut warga Palestina yang kelaparan.
Namun, nyatanya Palestina masih membutuhkan lebih banyak makanan siap santap. Kita bisa menjadi penyambung harapan bagi generasi masa depan Palestina. Donasikan sedikit rezekimu untuk menyelamatkan Palestina dari kelaparan. Tidak harus besar, asal diniatkan penuh untuk membantu sesama.

Tidak ada orang yang bisa hidup tanpa makanan. Palestina sedang berjuang membebaskan diri dari krisis pangan berkepanjangan. Sungguh waktu yang tepat bagi kita untuk ikut mendukung perjuangan Palestina. Satu piring makanan hangat yang kamu beri sama dengan terselamatkannya masa depan satu anak.
Yuk, salurkan donasi terbaikmu dengan cara:
Informasi & Konfirmasi Donasi
Whatsapp Center: 08123 2011 55
Kantor Yayasan Kasih Palestina
Jl. Puspa Kencana No.7 RT 01 RW 24, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40622 (Ruko Komplek Bumi Panyawangan Cileunyi)
Izin Lembaga Kesejahteraan Sosial :
Izin LKS Kabupaten Bandung Nomor 503/0041-IO-ORSOS/DPMPTSP/X/2021
Izin LKS Provinsi Jawa Barat Nomor 062/246/PPSKS/2022
Izin PUB :
Izin Kabupaten Bandung Nomor 503/0001-PIPUB/DPMPTSP/X2022
Nomor PUB: 1184/HUK-PS/2023
Predikat Laporan Keuangan 2023:
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
![]()
Belum ada Fundraiser