

Kisah Abah Amad dengan kulit bersisik seperti ular ini, akan bikin kalian meneteskan air mata. Seluruh tubuhnya melepuh, mengelupas terbakar. Kulitnya kering sampai retak dan berdarah. Bahkan, kulitnya mengeluarkan bau tak sedap.

Neng,kulit abah rasanya perih,panas seperti terbakar. Abah mau berobat tapi abah takut kulit abah semakin melepuh. Abah pasrah dengan kondisi abah,abah ingin sembuh neng.-Abah Amad"
Rasa gatal dan perih terus dirasakan abah Amad setiap detiknya. Menggaruknya pun hanya membuat mereka tambah menderita. Penyakit ini tak bisa disembuhkan. Tapi, abah tetap harus jalani perawatan agar kulitnya tak semakin rusak dan parah.

Nahas, istri abah hanya bekerja sebagai pengumpul rumput yang akan di berikan untuk kambing-kambing orang lain. 1 karung rumput emak dibayar hanya 10 ribu rupiah.

Jangankan membawa abah berobat berobat, memenuhi kebutuhan harian saja kadang kesulitan. Karena itulah, anak dan istri abah hanya bisa mengoleskan pelembab ke tubuh abah. sementara Abah terus merintih kesakitan tiap kulitnya tersentuh.

#TemanBaik, yuk bersama kita bantu perawatan yang harus Abah Amad jalani. Mereka hanya butuh harapan, dan harapan itu yang bisa kita berikan untuknya.
Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik