

idap 4 penyakit berbahaya sejak lahir, namun tak mampu berobat karena faktor ekonomi. kini dik Ainiya (14 tahun) masih layaknya anak 3 tahun, makan melalui selang dari hidung dan memerlukan terapi rutin agar tubuhnya tak semakin buruk, tak jarang kebutuhan susunya pun tak terbeli.

sejak lahir dik Ainiya sudah menunjukan tanda-tanda yang tak umum dari bayi kebanyakan, jika menangis bisa berjam-jam dan hingga usianya 6 bulan ia masih belum bisa merespon sampai akhirnya di divonis idap sindrom Lennox Gastaut, yaitu bentuk epilepsi pada kanak-kanak yang langka dan parah.
selain itu, dik Ainiya juga mengidap cerebral palsy, microsefalus, dan mengalami malnutrisi yang membuat pertumbuhannya seakan terhenti bahkan bisa mengancam nyawanya kapan saja dari pelukan kedua orang tuanya.

sejak divonis, kedua orang tua mencoba menjalani pengobatan medis walau dengan kesempatan sembuh yang sangat kecil.
—“perjuangan kita, naik turun angkot, ojeg, kadang kehujanan udah semua dilaluin (demi Ainiya sembuh)” cerita sang ibu.
namun keterbatasan biaya untuk ongkos dan belum memiliki BPJS kala itu membuatnya sempat berhenti berobat.
ayah dik Ainiya hanyalah seorang buruh serabutan yang memiliki penghasilan tak tentu dan tak besar yang menjadi salah satu faktor dik Ainiya terkendala dalam menempuh pengobatan.

dalam isaknya, ibunda Ainiya bercerita harapannya bahwa,
—”saya nggak muluk-muluk, hanya ingin dia (Ainiya) bisa makan lewat mulut”
kini dik Ainiya hanya bisa makan berjenis cairan melalui hidungnya, berat dirasa keluarga kecil ini salah satunya karena susu yang disarankan cukup mahal belum kebutuhan lain seperti popok dan ongkos terapi, dan kursi roda agar bisa membawa Ainiya jalan-jalan.
—”kadang kalo nggak terbeli (susu), Yaa Allah”
Sahabat, mari bantu orang tua Ainiya agar bisa membeli susu, popok, kursi roda dan kebutuhan ainiya lainnya agar ainiya bisa segera pulih dan makan melalui mulutnya seperti anak lain.
Disclaimer: Apabila dana yang terkumpul melebihi target kebutuhan program, kelebihan dana akan dialokasikan untuk mendukung program kesehatan dan kemanusiaan lainnya yang membutuhkan.
![]()
Belum ada Fundraiser