

“Orang-orang merasa takut, bahkan ada yang jijik saat melihat wajah Emak. Mak sedih sekali…”
Mak Eneng (51 tahun) tengah berjuang melawan tumor ganas yang perlahan merusak wajahnya. Awalnya hanya luka kecil akibat tertusuk duri bambu, namun karena infeksi yang tak tertangani, luka tersebut berkembang menjadi tumor yang kini telah menjalar hingga tulang kening dan mendekati area mulut. Setiap hari darah terus keluar, dan untuk minum pun Mak kesulitan karena cairan sering tidak bisa tertelan dengan baik. Di tengah rasa nyeri yang terus-menerus, Mak hanya mampu membersihkan lukanya menggunakan kapas seadanya karena keterbatasan biaya untuk berobat.

Suami Mak bekerja sebagai kuli dengan penghasilan yang sangat minim. Dalam sebulan, ia hanya mampu memberikan sekitar seratus ribu rupiah untuk memenuhi kebutuhan Mak dan anaknya. Artinya, Mak harus bertahan hidup dengan sekitar tiga ribu rupiah per hari. Untuk makan saja sudah sangat terbatas, apalagi memikirkan biaya operasi. Sesekali Mak mencoba bekerja sebagai buruh tani, namun sering ditolak karena kondisi fisiknya membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Sulit membayangkan betapa berat perjuangan Mak Eneng menahan rasa sakit, sementara tumor di wajahnya terus membesar dan mengeluarkan darah. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini berisiko menyebar ke seluruh tubuhnya. Kondisi Mak semakin melemah, baik secara fisik maupun batin, setelah lama bertahan dalam penderitaan yang tak kunjung usai.
#Sahabatbaik, sedikit bantuanmu bisa menjadi harapan besar agar Mak Eneng bisa mendapatkan pengobatan dan sembuh.
1. Klik tombol DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran (GoPay, transfer bank, atau kartu kredit)
4. Selesaikan transfer dan dapatkan laporan melalui emaiL

Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik