

103 tahun… di usia setua itu, seharusnya seseorang beristirahat.

Tapi Abah Idik masih berjalan kaki setiap hari, menyusuri jalanan sambil menjajakan tisu. Dengan tubuh yang lemah, tangan gemetar, dan langkah sempoyongan, Abah tetap berjualan meski pernah terjatuh hingga tangannya cedera.

Di balik itu, Abah juga menahan sakit dari penyakit saraf Trigeminal Neuralgia, nyeri hebat yang bisa datang tiba-tiba, hingga membuatnya tak bisa berdiri bahkan hanya untuk berbicara.

Saat kambuh, Abah hanya bisa terbaring sendirian di kontrakan kecilnya. Penghasilannya sangat kecil. Dari satu bungkus tisu, Abah hanya mendapat sekitar Rp2.000. Kini, kontrakan yang ia tinggali pun belum terbayar. Sementara pengobatan yang seharusnya rutin dijalani terhenti, karena BPJS-nya sudah tidak aktif.

Sobat Aksi, di usia 103 tahun, Abah seharusnya tidak berjuang sendirian seperti ini.Jika tidak dibantu, Abah bisa semakin kesulitan makan, kehilangan tempat tinggal, dan penyakitnya makin parah tanpa pengobatan. Yuk Bantu melalui:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan melalui email.

Disclaimer : informasi dan Konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id
![]()
Belum ada Fundraiser