ImageUsia 110th, Abah Oyot Masih Jual Kendi Keliling K...
Image

Usia 110th, Abah Oyot Masih Jual Kendi Keliling Kampung

Rp 118.228 terkumpul dari Rp 75.000.000
5 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image

Abah Oyot sudah berusia 110 tahun. Tubuhnya yang renta semakin tak mampu menahan waktu, dan napasnya kini tersengal-sengal, terasa pengap dan berat. Sejak istrinya meninggal tujuh tahun lalu, Abah tinggal sendirian di sebuah rumah yang tak terawat. Ruangan itu panas, penuh debu, dan pengap, rumah itu seakan menjadi saksi bisu dari kesendirian Abah yang semakin mendalam.

Penghasilan Abah hanya 30 ribu rupiah, itu pun hanya jika ada yang membeli kerajinan gentong yang dia buat. Jika tak ada yang membeli, Abah tak punya uang untuk produksi. Satu gentong hanya dihargai 5.500 rupiah, harga yang sangat murah, namun peminatnya semakin jarang. Terkadang, Abah bisa bertahan seminggu tanpa ada satu pun pembeli. Meski demikian, semangatnya untuk terus berkarya tak pernah padam.

Kerajinan gentong itu sudah menjadi bagian dari hidupnya, dari tanah liat yang ia olah, dibentuk, hingga dibakar. Semua ia lakukan sendiri, meski untuk pembakaran, dia harus menitipkannya pada orang lain, karena tubuhnya yang lemah tak mampu lagi menahan panasnya api. Tapi semangat Abah masih terasa muda. Ia tak menyerah, meskipun kondisi fisiknya semakin menurun.

Dulu, saat masih muda, Abah pernah menjadi rekan seperjuangan tujuh jenderal yang diculik dan dibuang di Lubang Buaya. Dia bercerita, bagaimana dulu ia sering diajak oleh Jenderal Ahmad Yani dan rekan-rekannya, berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Namun, kelelahan mulai menghampirinya, dan akhirnya Abah memutuskan untuk mundur dari perjuangan itu. Tapi meski tak lagi aktif, kenangan itu tetap hidup dalam dirinya, menjadi bagian dari sejarah yang tak akan terlupakan.

Di masa-masa itu, Abah melihat penderitaan rakyat. Ia melihat penjajah membeli bahan pokok, sandang dan pangan, lalu membuangnya ke laut. Di sisi lain, warga kelaparan, tanpa pakaian, berkeliaran di jalan-jalan. Keadaan itu menggerakkan hatinya untuk terus berjuang, meski kini ia hanya bisa membuat kerajinan tangan yang sederhana.

Namun, kini Abah membutuhkan bantuan kita. Rumah yang sempit dan pengap itu tak layak untuk tempat tinggal. Fisik Abah yang semakin lemah membuatnya kesulitan untuk bertahan hidup. Mari kita beri dukungan agar Abah dapat terus menjalani sisa hidupnya dengan lebih layak. Kita bisa memberikan modal usaha agar Abah bisa terus berkarya, dan renovasi rumah agar ia tak kepanasan atau kehujanan lagi. Apresiasi kita terhadap perjuangan Abah Oyot akan menjadi hadiah yang sangat berarti bagi orang yang telah melalui begitu banyak perjuangan dalam hidupnya.

 

Kantor Yayasan Wahdah Inisiatif Kebaikan

Jl. Graha Jati No.5 RT001/RW013 Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kode Pos 40216

Informasi & Konfirmasi Donasi

+62 877-7717-71745 ( Call Center )

Tanda Terdaftar

AHU-0017625.AH.01.04. TAHUN 2023

Baca selengkapnya ▾

  • Januari, 31 2025

    Campaign is published

Shafira Aulia Putri1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.752
Sobat Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.704
Sobat Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.730
Sobat Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.475
Sobat Baik1 tahun yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 15.567

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (3)

Shafira Aulia Putri1 tahun yang lalu
semoga abah oyot selalu diberi kesehatan dan dilancarkan rejekinya, tetap ceria dan semangat yaa abah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Sobat Baik1 tahun yang lalu
Semoga sehat selalu, rezekinya lancar
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Sobat Baik1 tahun yang lalu
Semoga abah sehat, mendapatkan tempat tinggal yg layak. Saya sedang kuliah semoga lancar & semua yg saya usahakan dapat mengantarkan saya pada kesuksesan.Aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close