

Setiap hari, Pak Ajang Yusup (36) memulai harinya dengan langkah yang tidak mudah. Ia adalah seorang penyandang disabilitas fisik dan komunikasi sejak kecil. Tangannya sering bergetar, tubuhnya lemah, dan bicaranya terbatas. Namun, keterbatasan itu tidak pernah membuatnya berhenti berjuang.
Dengan langkah tertatih, Pak Ajang berjalan kaki menyusuri desa-desa di Garut hingga hampir 20 kilometer setiap hari untuk menjual es pisang seharga Rp1.000 per buah.

Dalam sehari ia membawa sekitar 30–50 buah, dengan penghasilan maksimal sekitar Rp25.000—itu pun jika semuanya habis terjual. Tidak jarang dagangannya tersisa, sementara tenaga sudah terkuras oleh panas dan perjalanan panjang. Semua itu ia lakukan demi satu orang yang paling ia cintai: ibunya, Ibu Sumiati (71 tahun), yang kini sudah tidak mampu bekerja.
Sejak ayahnya meninggal, Pak Ajang menjadi satu-satunya yang berusaha mencukupi kebutuhan rumah mereka. Meski tubuhnya sering lelah, bahkan pernah terjatuh karena kepanasan di jalan, ia tetap memilih berjalan dari kampung ke kampung agar bisa membawa pulang sedikit uang untuk makan bersama ibunya.

Bagi Pak Ajang, kebahagiaan tidaklah rumit. Menjelang Lebaran ini, ia hanya menyimpan satu harapan sederhana: ingin membelikan kue Lebaran untuk ibunya. Sebuah keinginan kecil yang bagi sebagian orang mungkin biasa saja, tetapi bagi Pak Ajang adalah sesuatu yang sangat sulit diwujudkan dengan penghasilan hariannya.
Di balik segala keterbatasannya, Pak Ajang tetap berusaha kuat. Ia hanya ingin ibunya merasa tenang dan tahu bahwa dirinya masih bisa berusaha dan tetap berguna.

Kini kita punya kesempatan untuk membantu meringankan langkahnya.
Dukungan Sahabat akan digunakan untuk membantu kebutuhan hidup Pak Ajang dan Ibu Sumiati, serta ikhtiar menghadirkan warung kecil agar Pak Ajang tidak lagi harus berjalan puluhan kilometer setiap hari untuk berjualan.
Mari bersama bantu penjual es pisang ini mewujudkan satu kebahagiaan sederhana: menghadiahkan bingkisan Lebaran untuk ibunya dan menjalani hidup yang lebih layak.
Disclaimer : informasi dan Konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik