ImageBantu Givar Melihat Dunia Dengan 1 Mata
Image

Bantu Givar Melihat Dunia Dengan 1 Mata

Image
Tasikmalaya, Jawa Barat
Rp 0 terkumpul dari Rp 120.000.000
0 Donasi 2 bulan, 29 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

kali ini team Saling Berbagi  melakukan kunjungan kewilayah kabupaten Tasikmalaya untuk melihat secara langsung kondisi dari adik muhamad givar muholik. Saat ini usianya 6 tahun, mengidap glaucoma.

Sejak lahir Givar memiliki kelainan di matanya, bola matanya berbeda dari anak-anak yang lainnya. Dokter di klinik tempat givar dilahirkan menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit namun karena kurangnya biaya akhirnya givar hanya dirawat dirumah seadanya.

Selang waktu beberapa bulan didaerah sekitar matanya mulai menghitam, menginjak usia 6 bulan orangtua membawanya ke RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya yang mana hasil seluruh pemeriksaan Givar harus segera ditangani dan dirujuk ke RS Cicendo Bandung.

Dokumentasi Givar saat merasa tidak nyaman kondisi matanya.

‘’ saya bingung waktu dokter memberikan rujukan untuk berobat ke Bandung, ssedangkan setelah pandemi kondisi ekonami keluarga saya hanya cukup untuk sehari-hari ‘’ ujar Bapak adik Givar 

Pertumbuhan Givar terbilang lambat, saat usia menginjak 1 tahun baru bisa berjalan dan saat usianya menginjak 2 tahun akhirnya givar berobat ke Cicendo dengan bantuan warga sekitar. Selama di Cicendo, Givar dilakukan beberapa pemeriksaan sambil menunggu untuk dilakukan operasi pengangkatan mata yang pertama. Karena mata yang sebelah kiri sudah tidak bisa melihat dan membahayakan mata yang satunya lagi akhirnya mata pertama adik Givar dilakukan Tindakan operasi untuk di angkat.

Setelah operasi yang pertama berhasil, mata diganti dengan mata palsu supaya ukuran lubang matanya tidak mengecil, namun seiring pertumbuhan usia dan tubuhnya kini mata palsunya tersebut jarang digunakan karna sudah kecil dan seringkali dilepaskan sendiri oleh adik Givar. Orang tua adik Givar disarankan untuk membeli bola mata palsu yang baru yang sesuai dengan ukuran tubuhnya saat ini, namun harganya mencapai Rp 4.000.000,- yang kualitas biasa dan yang bagus mencapai Rp. 15.000.000,- bahkan lebih.

Givar hanya melihat dengan sebelah mata, namun saat ini matnaya tersebut  terancam BUTA karena sudah menonjol hampir keluar akibat sering digaruk oleh adik Givar. Rasa Gatal di area matanya membuatnya tidak nyaman dengan kondisinya saat ini, bahkan tidak jarang saat tertidur lelap ia menangis sambil menggaruk area matanya tersebut.

Sang Ayah yang bekerja sebagai buruh serabutan Bertani dikampung halamanya sangat terpukul dengan keadaanya saat ini. Bukan tidak sayang dan berjuang untuk berobat Givar, pinjaman yang dulu bekas berobat Givar yang pertama saja belum terbayarkan sehingga tidak ada lagi yang memberikan pinjaman untuk membawa Givar berobat. Penghasilan buruh tani hanya Rp.60.000,- per hari itupun tidak setiap hari ada bahkan hanya ada saat musim sawah saja. Dulu sebelum pandemi ayah Givar bekerja di depot air bersih yang disalurkan ke pasar, karena tempatnya bekerja gulung tikar akhirnya pulang kampung bekerja seadanya.

Givar seringkali meminta ayahnya agar ia bisa sekolah namun sang ayah hanya bisa memberikannya semangat nanti udah sembuh bisa sekolah. Tidak hanya itu, orang tua adik givar juga tinggal di rumah yang sederhana dan mengidupi nenek adik Givar yang sudah lansia.

Untuk itu, sangat besar harapan saya akan bantuan dan doa para #OrangBaik agar Adik Givar bisa melanjutkan pengobatan hingga selesai.

Disclaimer : informasi dan Konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.

Baca selengkapnya ▾

  • April, 28 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close