

“Barangsiapa membangun masjid karena Allah sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga” (HR. Ibnu Majah).

Masjid Miftahussalam Ar-Ridwani adalah masjid yang berada di ujung perbukitan. Masjid ini menjadi satu-satunya harapan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan ibadah baik sholat, belajar mengaji, kajian, hingga menunaikan tarawih saat Ramadhan tiba.
Tanah masjid ini telah diwakafkan sejak tahun 2016 silam hingga bangunan ini selesai pada tahun 2021. Namun sudah hampir satu dekade berlalu, bangunannya sangat rentan roboh dengan dinding kayu bambu yang berlubang, beratap seng karat yang bocor, dan lantai semen yang retak sana-sini. Bangunan sepetak ini terlihat seperti bukan masjid, melainkan gubuk rapuh yang berusaha bertahan dari waktu-ke waktu.
Untuk menempuhnya, perjalanan dari jalan utama mencapai 19 km dengan jalan tanah yang licin dan sulit. Masjid ini menjadi pusat kehidupan spiritual bagi 100 Kepala Keluarga yang mayoritas masyarakatnya sebagai petani dengan masa panen hanya setiap 3 bulan. Penghasilan yang tidak menentu membuat hampir setengah warganya, terutama para pemuda harus merantau di Malaysia.

Kondisi ekonomi yang terbatas membuat masyarakat hanya mampu bergotong royong membangun masjid dengan patungan seadanya, bahkan sering dalam bentuk beras yang dikumpulkan setiap musim panen.
Masjid ini menjadi satu-satunya tempat harapan dan doa mereka dipanjatkan, di Tengah keterbatasannya, mereka menjaga rumah Allah. Sedekahmu membantu harapan mereka memiliki tempat sujud yang layak. Yuk ambil bagian dalam pembangunan masjid ini dan masjid lainnya di Pelosok Indonesia Timur. Bersama, kita wujudkan rumah ibadah yang layak.
Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:
Kantor Yayasan Amal Bakti Dunia Islam
Jl. Panji Tilar Negara 150A. Tanjung Karang Kota Mataram-Lombok, Nusa Tenggara Barat
Informasi & Konfirmasi Donasi
Whatsapp Center: 087864556406
Izin Lembaga Kesejahteraan Sosial
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik