

Separuh tubuh kaku akibat stroke, Abah Oyo tetap langkahkan kaki ringkihnya berkeliling memikul beratnya mesin aromanis demi rawat 2 anak disabilitas dan masih membutuhkan obat kejang seumur hidup yang terbaring lumpuh tak berdaya.

Dalam Kondisi Normalnya, Abah Oyo Suharjo (58 tahun) harus tetap melangkahkan kaki rentanya dari sekolah ke sekolah menjajakan Aromanis dagangannya demi 2 anak disabilitasnya yang dijaga sang istri dirumah. namun kondisinya semakin sulit saat abah di uji dengan sakit Struk yang tiba-tiba datang dan merenggut sebagian tubuhnya. kini ia harus rela memikul lebih dari 20Kg mesin Aromanisnya dengan sisa kekuatan tubuhnya.

Dizaman yang serba sulit, kerap kali abah Oyo hanya bisa menjual tak lebih dari 5 pembeli saja dengan penghasilan 10-15rb, bahkan tak jarang Abah pulang tanpa membawa uang sepeserpun setelah berkeliling ke beberapa sekolah sekalipun.
—”susah jualan sekarang, paling dapet 15rb, blm dibeliin gula lagi untuk nanti” cerita abah dengan mulut pelonya yang kini kurang jelas berbicara.


Padahal selain kondisinya kini yang mengalami struk, 2 Putri Abah juga sangat membutuhkan perawatan khusus karena kondisinya, anak pertama 34 tahun menyandang disabilitas intelektual karena terjatuh saat bayi, dan anak keduanya 30 tahun lumpuh sejak lahir dan kerap kejang sehingga membutuhkan obat yang rutin hingga sekarang yang diambil sang ibu dengan berjalan kaki ke puskesmas yang jaraknyapun tidak dekat.
—”Kalau Tia kejang, Abah hanya termenung bingung. Sedih tapi Boro-boro dibawa ke rumah sakit, untuk makan pun susah." ~Ungkap Abah Oyo dengan penuh tangis.

tak terfikir Keinginan dari Abah Oyo,
—”jika bisa anak sembuh aja” keinginannya singkat
namun jika ingin bermimpi perihal usaha, tubuh Abah sudah sangat tak kuat menanggung beban mesin aromanisnya, jika mungkin ia ingin berganti usaha jualan keripik yang lebih ringan dan ia jajakan menggunakan gerobak.
Sahabat kebaikan, mungkin saat ini kita sedang menikmati beragam makanan lezat yang tersaji di meja makan. Tapi diluaran sana ada Abah Oyo dan keluarganya yang saat ini sedang merintih menahan lapar dan rasa sakit. Kita bisa mengubah hidup bah Oyo menjadi lebih baik dan menyelamatkan nyawa kedua putrinya dengan menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki saat ini agar perut mereka bisa terisi.
Disclaimer: Apabila dana yang terkumpul melebihi target kebutuhan program, kelebihan dana akan dialokasikan untuk mendukung program kesehatan dan kemanusiaan lainnya yang membutuhkan.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik