ImageBantu Lansia Sakit Bertahan Hidup Sendirian di Sau...
Image

Bantu Lansia Sakit Bertahan Hidup Sendirian di Saung Terpencil

Image
Cianjur, Jawa Barat
Rp 114.002.489 terkumpul dari Rp 150.000.000
1571 Donasi 14 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Hari ini relawan berkesempatan  mengunjungi kediaman Abah Maman yang berusia 67 tahun yang mana saat ini tinggal di wilayah Kabupaten Cianjur mengidap TBC Tulang dan sendi dengan diagnose tuberculosis of bones and joints sejak tahun 2024 dan saat ini pengobatan di RSUD Kabupaten Cianjur dan harus dirujuk ke Rumah Sakit provinsi.

Berawal pada bulan Juli 2024 ditandai dengan rasa nyeri dan kaku pada persendian kaki dan tangan. Dikira hanya sakit biasa yang dialami oleh Lansia jika di kampung orang sunda disebut dengan panyakit kolot Abah Maman hanya mengonsumsi herbal dan sesekali mengandalkan obat warung terdekat. Selain itu Abah juga seringkali demam dan lemes jika sering berkatifitas, dikarenakan dirinya tidak bisa diam atau kebiasaan bekerja abah hanya merasa ini sakit biasa aja.

Setelah 6 bulan lamanya abah baru meminta bantuan sang istri, agar membawanya berobat ke Puskesmas karena muncul pembengkakan dibagian bibir seperti panas dalam yang tidak kunjung reda bahkan ada benjolan seperti TUMOR. Sebelumnya Abah tidak pernah mengeluhkan keadaannya kepada siapapun mengingat usianya yang sudah sangat sepuh dan menganggap tidak ada penyakit yang membahayakan seperti saat ini.

Pengobatan Pun dimulai ke Puskesmas setempat, karena abah juga punya BPJS yang gratis dari pemerintah setempat. Selama pemeriksaan Abah menceritakan seluruh keluhan yang selama ini dirasakannya mulai dari seringkali demam, pusing-pusing, lemas, nyeri punggung, kaki dan tangan pegal-pegal, penurunan berat badan yang drastis padahal pola makan sangat banyak, berkeringat berlebih bahkan dimalam hari hingga saat ini berjalan 1 tahun munculnya luka-luka yang tidak kunjung kering disertai nyeri di area wajah Abah.

Keluarganya sangat takut dikarenakan informasi yang di dapat penyakit itu sangat mudah menyebar, sehingga Abah memutuskan untuk mengasingkan diri di saung terpencil hingga pengobatannya terhenti.

Abah tidak mau menyusahkan siapapun terlebih anaknya juga merantau jauh diluar provinsi dan kondisi ekonominya juga sama tidak mungkin membantu pengobatan abah. Selain itu juga pengobatan abah terhenti karena segala hal harus online melalui JKN Mobile, sedangkan abah HP saja tidak punya.

Selama pengobatan di RSUD Kabupaten Cianjur, Abah di antar oleh relawan supir ambulance, dimana beliau khawatir dengan kondisi Abah yang sudah sangat parah. 6 Bulan yang lalu sudah tidak ada komunikasi sama sekali, dikira sudah sembuh ternyata abah makin parah dan Abah sudah tidak ada yang membiayai lagi untuk berobat, bahkan untuk sehari-hari aja abah harus menjual hasil tani karena dagangan abah sudah tidak ada yang mau beli mungkin karena kondisi abah yang demikian.

Sebelum sakit abah Maman berkeja sebagai buruh tani dan dagang krupuk keliling dengan penghasilan sebesar Rp.30-50ribu perhari itupun tidak setiap hari ada. Di usia yang seharusnya bisa dinikmati Abah harus menanggung nasib yang mau tidak mau harus dilalui. Dengan kondisi saat ini Abah hanya bisa bertahan hidup seadanya, bukan tidak mau berobat tetapi untuk kebutuhan sehari-hari aja abah sudah bingung karena mungkin orang takut bahkan seringkali anak kecil yang lewat bilang kea bah seperti monster.

Abah hanya berharap bisa segera sembuh dan berktifitas lagi seperti biasanya, karena bagi abah menjadi orang kecil itu mau tidak mau harus terus bekerja agar bisa bertahan hidup.

Menurut warga sekitar, abah adalah sosok yang rajin, ramah, rajin kemesjid serta senantiasa ikut gotong royong. Beberpa kali warga telah membantu biaya berobat abah selama ini bahkan dari kencleng masjid/DKM setempat namun ternyata masih belum cukup.Warga sangat berharap ada yang bisa membantu pengobatan abah hingga selesai.

Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.

 

 

Baca selengkapnya ▾

  • December, 4 2025

    Campaign is published

Sobat Baik1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 20.632
Priyantiningsih5 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 200.956
Amba Allah11 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 100.524
Sobat Baik12 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.275
Ajeng Khodijah Noor12 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 50.592

Fundraiser (4)

Good Army
Berhasil mengajak 967 orang untuk berdonasi.
Rp  74.410.812
kurir donasi
Berhasil mengajak 185 orang untuk berdonasi.
Rp  14.828.610
MR G
Berhasil mengajak 119 orang untuk berdonasi.
Rp  9.601.489
Impact Kita
Berhasil mengajak 35 orang untuk berdonasi.
Rp  2.228.608
Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik (558)

Sobat Baik1 hari yang lalu
Semoga abah selalu diberi kesehatan dan kecukupan rezeki dan semoga usaha saya diberikan kemudahan agar saya bisa berbagi lebih banyak lagi
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Priyantiningsih5 hari yang lalu
Di ridhoi dan diizinkan Allah SWT untuk kesembuhan b Priyantiningsih dari sakit kanker paru² dan diizinkan Allah SWT untk b partimi sembuh dari sakit diabetes
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Amba Allah11 hari yang lalu
Semoga cepat sembuh abah,semoga urusan aku berjalan lancar aamiin
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Sobat Baik12 hari yang lalu
Semoga bisa sedikit membantu..
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Ajeng Khodijah Noor12 hari yang lalu
Ya Rabb... tolonglah hambaMu... sembuhkanlah ia dari penyakitnya... Aamiin...
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close