

Sudah lima tahun sebuah TPQ di pelosok Nusa Tenggara Timur berdiri. Namun hingga hari ini, 40 santri masih harus belajar di ruang tamu yang sempit karena belum memiliki bangunan TPQ yang layak, yaitu TPQ Al-Ikhlas.

Sayangnya, kondisi mereka jauh dari layak. Tanpa meja, tanpa karpet, apalagi rak buku. Mereka belajar dengan duduk berimpitan, berbagi mushaf yang lembarannya sudah mulai menguning dan lusuh.

Setiap hari Senin hingga Kamis untuk mengaji, Jumat dan Sabtu untuk belajar fiqih, serta Minggu untuk menghafal Juz 30. Di sanalah jugalah Ibu Hamidah telah lima tahun mengabdikan untuk mengajarkan mereka tanpa pamrih hanya bermodalkan ikhlas. Baginya, menyelamatkan pendidikan agama anak-anak di kampungnya adalah amanah yang harus dijaga.

Meski belajar dengan kondisi yang memprihatinkan anak - anak tetap semangat dalam menuntut ilmu dan mengaji, mereka selalu hadir dengan wajah yang ceria. Anak - anak sangat serius dalam dan menunjukkan keteguhan hati mereka.

Mari dukung ketulusan hati Ibu Hamida dan semangat belajar santri TPQ Al-Ikhlas. Bantuan Anda akan digunakan untuk pengadaan Al-Qur'an, Iqra, perlengkapan belajar (meja, karpet, rak), serta mukena untuk menunjang ibadah mereka.
Salurkan bantuan terbaik Anda sekarang untuk menjaga cahaya Al-Qur’an di pelosok NTT.
Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik