

Bayangkan jika setiap hari Anda harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan satu ember air bersih.
Inilah kenyataan yang dialami para santri di banyak pesantren pelosok Indonesia. Di tengah keterbatasan fasilitas, mereka tetap berjuang belajar, menghafal Al-Qur'an, dan menjalankan ibadah—meski air yang mereka gunakan untuk wudhu, mandi, dan kebutuhan harian sering kali berasal dari sumber yang tidak layak.

Setiap datang musim kemarau, rasa cemas selalu menghantui. Sungai mengering, sumur dangkal tak mampu lagi mengeluarkan udara, dan para santri terpaksa mandi serta berwudhu dengan udara yang tidak bersih maksimal. Meski begitu, mereka tidak pernah berhenti belajar.
Mereka tetap menunjukkan keteguhan iman dan semangat yang luar biasa di tengah segala keterbatasan.

Krisis air bersih tidak hanya menghambat aktivitas harian, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan, kualitas belajar, dan kemampuan mereka menjalankan ibadah dengan sempurna. Padahal, air bersih adalah hak dasar setiap manusia, tanpa kecuali.
Melalui wakaf sumur bor, kita membuka akses ke air yang layak, aman, dan berkelanjutan—memberikan kesempatan bagi para santri untuk hidup sehat, belajar lebih giat, dan menikmati dengan tenang tanpa harus memikirkan dari mana air hari ini akan mereka dapatkan.

✨ Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik sedekah adalah memberikan air minum.” (HR.Ahmad)
Wakaf sumur bor adalah amal jariyah yang pahalanya tidak pernah terputus.
Selama air itu digunakan, selama ayat-ayat dibaca, selama senyum tumbuh dari kemudahan yang hadir—pahala itu akan terus mengalir untuk Anda.
Ayo #SobatKemanusiaan, bantu wujudkan akses air bersih untuk para santri di pelosok negeri.
Satu sumur hari ini dapat menyelamatkan banyak kehidupan di masa depan.
Disclaimer: Informasi dan konten yang tertulis di halaman program/campaign ini adalah milik lembaga yang menggalang dana dan tidak mewakili Forhumanity.id.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik