Forhumanity.id – Banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat sejak 24 November 2025. Banjir di Sumatra terjadi karena hujan deras terus-menerus mengguyur selama sepekan yang menyebabkan sungai-sungai meluap dan lereng perbukitan runtuh. Sehingga ratusan desa terendam dan infrastruktur vital terputus serta menelan korban jiwa. Warga Sumatra butuh bantuan kita segera.
BNPB melaporkan sebanyak 836 orang meninggal dunia, 518 orang hilang, 2.700 orang terluka dan 1,1 juta warga mengungsi akibat bencana banjir di Sumatra. Sementara itu, kerusakan beberapa fasilitas juga dilaporkan sebanyak 10.500 rumah, 25 fasilitas kesehatan, 326 fasilitas pendidikan, 185 rumah ibadah dan 295 jembatan. Bencana banjir bandang ini mengakibatkan sebanyak lebih dari 3 juta orang terdampak.
Sumatra dalam keadaan darurat dan butuh bantuan kita segera. Setiap orang mencari keluarga dan kerabatnya di setiap serpihan reruntuhan dan tumpukan tanah basah. Banjir bandang yang menggulungnya membuat mereka terpisah satu sama lain dan mecoba untuk saling bertahan. Seiring hari berganti, kabar duka atau bahagia datang. Setiap orang yang terdampak tanah longsor dan banjir di Sumatra ingin memulai kembali hidupnya.
Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatra

Saat kritis seperti ini, orang-orang yang menjadi korban bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra, telah kehilangan apa yang pernah dimilikinya. Oleh karena itu, mereka butuh tangan-tangan baik dari kita semua untuk bertahan sambil menata kembali hidupnya. Bantuan yang diperlukan dan dapat kita salurkan untuk korban bencana alam antara lain:
- Makanan siap santap
- Air bersih
- Pakaian layak
- Perlengkapan sanitasi
- Kebutuhan bayi
- Uang tunai
- Fasilitas medis dan obat-obatan
- Tenda darurat
- Selimut
- Trauma healing
Bencana besar tidak dapat kita duga kapan datangnya. Seperti tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di Sumatra. Bencana ini tidak ada satupun orang yang mengharapkannya untuk datang. Namun ketika Tuhan berkehendak dan alam berbicara, maka tidak ada yang bisa lari darinya.
Duka mereka adalah duka kita semua sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Saat ini, para penyintas bencana banjir di Sumatra menjadi fokus kita bersama. Kita adalah harapan agar mereka bisa bertahan di tengah kesedihan dan keterbatasan. Mungkin mereka masih mencari kerabat dan keluarganya yang hilang dan membersihkan rumahnya yang tertutup tanah basah.

Bantuan untuk bencana banjir bandang di Sumatra bukan tentang seberapa banyak yang bisa kita berikan untuk mereka. Melainkan seberapa besar dampak positif yang bisa mereka rasakan dari bantuan yang kita berikan. Sedikit darimu, begitu berharga bagi mereka. Bersama For Humanity, kita tunjukkan kepedulian bagi saudara kita yang terdampak banjir bandang di Sumatra.
